Rusunami Kemayoran Terganjal Perizinan

rusunami-Angpao888-Perumnas-08072014
ilustrasi  Rusunami | Perumnas | Dibaca 10
Sejumlah pengunjung memerhatikan maket proyek rumah susun sederhana milik (rusunami) pada pameran property di Jakarta, baru-baru ini. Foto: Investor Daily/dok

Sejumlah pengunjung memerhatikan maket proyek rumah susun sederhana milik (rusunami) pada pameran property di Jakarta, baru-baru ini. Foto: Investor Daily/dok

JAKARTA – Property.Angpao888.com : Pembangunan rumah susun sederhana milik (rusunami) di kawasan Bandar Kemayoran, Jakarta Pusat terganjal masalah perizinan. Proyek hunian vertikal seluas 13 hektare (ha) yang diperuntukkan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) tersebut belum mengantongi izin dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz menyatakan, proyek tersebut sudah digagas pemerintah sejak dua tahun lalu. Namun, hingga kini Pemprov DKI belum menerbitkan izin Koefisien Lantai Bangunan (KLB).

“Kami sudah beberapa kali menemui Gubernur DKI Jakarta. Namun sampai saat ini belum turun peraturan daerahnya. Padahal rusunami ini sangat membantu para pegawai negeri sipil untuk mendapatkan rumah yang dekat dengan pekerjaannya,” kata Djan Faridz, dalam acara Sosialisasi Penyediaan Rumah yang Layak dan Terjangkau bagi Anggota Korpri, di Jakarta, Senin (7/7).

Menurut Djan Faridz, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah menyetujui rencana pembangunan rusunami bagi PNS tersebut. Oleh karenanya pemerintah menyetujui pemakaian lahan 13 ha di kawasan Bandar Kemayoran.

“Pak Presiden sudah menyetujui rencana rusunami, bahkan juga program pembangunan 1.000 menara. Namun perizinan di Pemda masih terganjal. Sudah dua tahun belum turun,” ujar dia. (Investor Daily)

 

Rusunami Kemayoran Harganya Termurah di Dunia

Perum Perumnas mematok harga jual rumah susun milik (Rusunami) Kemayoran Jakarta dengan harga Rp 144 juta. Harga tersebut diklaim merupakan yang termurah di dunia.

Biasanya, untuk memiliki sebuah Rusunami, pembeli harus menyediakan anggaran hingga Rp 200 juta.

“Harga rusunami itu bisa dibilang termurah di Indonesia bahkan di dunia. Tapi kami membutuhkan dukungan lift dan sebagainya untuk penunjang rusunami tersebut,” ujar Direktur Utama Perum Perumnas Himawan, Arief Sugoto, saat acara pemancangan tiang pertama atau groundbreaking Rusunami di daerah Kemayoran, Jakarta, Kamis (21/3/2013).

Himawan menegaskan perusahaan memang sengaja memasang harga Rusunami tergolong murah. Namun dirinya meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan dan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) agar lebih selektif memilih penghuni rumah susun tersebut. “Jangan sampai rusunami itu banyak dimiliki oleh orang kaya dan banyak dimanfaatkan,” katanya.

Perumnas membangun tower A4 dan A5 rusunami di Bandar Kemayoran. Rusunami itu terdiri dari 512 unit hunian yang dijual dengan harga yang berbeda. Untuk 1 unirnya memiliki 1 kamar tidur, 1 ruang keluarga dan 1 kamar mandi. Untuk 122 unit komersial itu tidak akan dijual, namun untuk subsidi silang pengelolaan rusun tersebut.

“Untuk itu kami selain meminta bantuan BUMN dan Gubernur DKI Jakarta, kami akan membuat tim verifikasi dalam memilih calon pembeli yang tepat. Maka dari itu kami selektif dalam memilih calon pembeli unit rusunami Bandar Kemayoran,” kata Himawan.

Pada kesempatan yang sama, Menteri BUMN Dahlan Iskan memberikan selamat kepada calon pembeli rusunami, karena bisa mendapatkan tempat tinggal yang mempunyai harga istimewa dan lokasi yang sangat premium, karena dekat laut dan lapangan golf.

“Maka dari itu pembangunan rusunami ini harus jadi dalam waktu 10 bulan, saya sudah memberikan perintah kepada Hutama Karya untuk membangun Rusunami tersebut secara cepat,” ungkap Dahlan. (Dis/Shd) (Liputan6)

Perum Perumnas mematok harga jual rumah susun milik (Rusunami) Kemayoran Jakarta dengan harga Rp 144 juta. Harga tersebut diklaim merupakan yang termurah di dunia.

Biasanya, untuk memiliki sebuah Rusunami, pembeli harus menyediakan anggaran hingga Rp 200 juta.

“Harga rusunami itu bisa dibilang termurah di Indonesia bahkan di dunia. Tapi kami membutuhkan dukungan lift dan sebagainya untuk penunjang rusunami tersebut,” ujar Direktur Utama Perum Perumnas Himawan, Arief Sugoto, saat acara pemancangan tiang pertama atau groundbreaking Rusunami di daerah Kemayoran, Jakarta, Kamis (21/3/2013).

Himawan menegaskan perusahaan memang sengaja memasang harga Rusunami tergolong murah. Namun dirinya meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan dan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) agar lebih selektif memilih penghuni rumah susun tersebut. “Jangan sampai rusunami itu banyak dimiliki oleh orang kaya dan banyak dimanfaatkan,” katanya.

Perumnas membangun tower A4 dan A5 rusunami di Bandar Kemayoran. Rusunami itu terdiri dari 512 unit hunian yang dijual dengan harga yang berbeda. Untuk 1 unirnya memiliki 1 kamar tidur, 1 ruang keluarga dan 1 kamar mandi. Untuk 122 unit komersial itu tidak akan dijual, namun untuk subsidi silang pengelolaan rusun tersebut.

“Untuk itu kami selain meminta bantuan BUMN dan Gubernur DKI Jakarta, kami akan membuat tim verifikasi dalam memilih calon pembeli yang tepat. Maka dari itu kami selektif dalam memilih calon pembeli unit rusunami Bandar Kemayoran,” kata Himawan.

Pada kesempatan yang sama, Menteri BUMN Dahlan Iskan memberikan selamat kepada calon pembeli rusunami, karena bisa mendapatkan tempat tinggal yang mempunyai harga istimewa dan lokasi yang sangat premium, karena dekat laut dan lapangan golf.

“Maka dari itu pembangunan rusunami ini harus jadi dalam waktu 10 bulan, saya sudah memberikan perintah kepada Hutama Karya untuk membangun Rusunami tersebut secara cepat,” ungkap Dahlan. (Dis/Shd) – See more at: http://bisnis.liputan6.com/read/541038/rusunami-kemayoran-harganya-termurah-di-dunia#sthash.cXHaYMnj.dpuf

 

Comment Here